Mbappe bela Vinicius dugaan rasisme Liga Champions menjadi sorotan besar usai laga panas Real Madrid vs Benfica. Insiden ini langsung memicu reaksi keras dari sang bintang Prancis. Bukan cuma soal kemenangan. Bukan cuma soal gol.
Tapi soal harga diri. Soal nilai dalam sepak bola.

🎯 Awal Mula Insiden

Mbappe bela Vinicius dugaan rasisme Liga Champions setelah mencetak gol, Vinicius Junior melakukan selebrasi dansa khasnya. Suporter tuan rumah langsung bersorak dan mencemooh—hal yang bisa dibilang “biasa” dalam laga besar Eropa.

Namun suasana berubah tegang ketika salah satu pemain Benfica diduga melontarkan kata-kata bernada rasis.

Menurut Kylian Mbappe, pemain tersebut bahkan mengangkat bajunya dan melakukan gestur yang menghina Vini.

Dia mengatakannya lima kali. Saya dengar dengan jelas. Ada pemain Benfica lain yang juga mendengarnya,” tegas Mbappé.

Kalimat itu langsung bikin suasana makin panas.


Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.

Prediksi parlay malam ini oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.

Join grup telegram @prediksiparlaywajik update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.

SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Selain prediksi parlay malam ini  menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.


🚫 “Zero Tolerance!”

Real Madrid Mbappe tidak menahan emosinya. Ia menyatakan bahwa tindakan seperti itu tidak punya tempat di Liga Champions.

Mbappé: "Dia mengangkat bajunya untuk mengatakan bahwa Vini adalah monyet sebanyak lima kali"

Ini adalah kompetisi yang menginspirasi anak-anak di seluruh dunia. Kalau kita biarkan hal seperti ini, maka semua nilai sepak bola tidak berarti apa-apa.”

Pesan yang kuat. Tegas. Tanpa basa-basi. Mbappe bela Vinicius usai insiden tersebut.

Ia juga menegaskan pentingnya solidaritas tim:

Kami tidak bisa meninggalkan Vini sendirian dalam situasi seperti ini. Kami harus bersatu.”


🤝 Mourinho Coba Redakan Situasi

Menariknya, pelatih Benfica, José Mourinho, disebut mencoba menenangkan situasi dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Mbappé bahkan memuji Mourinho:

Saya sudah punya kesan baik tentang Mourinho. Sekarang saya semakin yakin bahwa dia pelatih dengan nilai-nilai yang kuat.”


💔 Vini Lagi-Lagi Jadi Target

Ini bukan pertama kalinya Vini menghadapi insiden seperti ini. Dalam beberapa musim terakhir, ia memang kerap menjadi sasaran nyanyian atau gestur bernada rasis.

Mbappe pun membela sahabatnya:

Mungkin dia pernah provokatif. Mungkin dia pernah melakukan kesalahan. Tapi dia tidak pernah pantas mendapatkan perlakuan seperti ini.”

Kalimat itu seperti tamparan keras bagi siapa pun yang masih mencoba membenarkan tindakan rasis di sepak bola.


⚽ Lebih dari Sekadar Pertandingan

Sepak bola bukan cuma tentang 90 menit di lapangan.
Ini tentang inspirasi. Tentang anak kecil yang bermimpi jadi pemain besar.

Jika nilai dasar seperti respek dan kemanusiaan hilang, maka sepak bola kehilangan jiwanya.

Kini publik menunggu langkah tegas dari UEFA.
Karena seperti kata Mbappé:

Sesuatu harus dilakukan.”


Kalau menurut kamu, apakah hukuman tegas perlu dijatuhkan kalau terbukti ada tindakan rasis? 👀
Sepak bola harus tetap jadi ruang yang aman untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *