Neymar di Persimpangan Karier, Piala Dunia Jadi Penentu Masa Depan
Neymar mulai membuka kemungkinan yang selama ini ia hindari: pensiun dari sepak bola profesional. Memasuki usia 34 tahun, penyerang Brasil itu mengaku kini menjalani kariernya dari tahun ke tahun setelah cedera berulang kali menghambat performanya.
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi mulai sekarang. Saya tidak tahu tentang tahun depan. Bisa saja ketika Desember tiba, saya ingin pensiun,” ujar Neymar dalam wawancara yang dikutip media Spanyol Marca.
Pernyataan tersebut menandai fase baru dalam perjalanan karier Neymar. Untuk pertama kalinya, ia secara terbuka mengakui bahwa masa depannya tidak lagi pasti.
Ambisi Terakhir: Piala Dunia
Meski mempertimbangkan pensiun, Neymar masih menyimpan ambisi besar. Ia ingin kembali membela tim nasional Brasil di Piala Dunia musim panas ini.
“Tahun ini sangat penting, bukan hanya untuk Santos, tetapi juga untuk tim nasional Brasil karena ini tahun Piala Dunia, dan juga penting bagi saya,” katanya.
Namun, jalan menuju skuad utama Brasil penuh tantangan. Neymar terakhir kali memperkuat Selecao pada Oktober 2023. Kini, ia harus bersaing menembus tim racikan pelatih anyar, Carlo Ancelotti. Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Neymar menyadari bahwa peluang itu tidak datang dengan mudah.

Kembali ke Santos, Cedera Kembali Menguji
Awal 2025 menjadi momen emosional ketika Neymar memutuskan kembali ke klub masa kecilnya, Santos FC, setelah meninggalkan Al-Hilal. Ia bahkan memperpanjang kontrak hingga akhir 2026, sebuah sinyal bahwa ia masih ingin bermain di level kompetitif.
Namun cedera kembali mengganggu rencananya. Operasi lutut pada akhir Desember memaksanya absen di awal musim kompetisi Brasil. Neymar baru kembali merumput pekan lalu setelah melewati proses pemulihan panjang.
Kini, karier yang dulu identik dengan kecepatan, kelincahan, dan kreativitas lebih sering diwarnai perjuangan menjaga kondisi fisik.
Warisan Besar Seorang Neymar
Terlepas dari ketidakpastian masa depannya, Neymar meninggalkan warisan besar di dunia sepak bola. Transfernya dari FC Barcelona ke Paris Saint-Germain pada 2017 dengan nilai sekitar 200 juta pound sterling masih tercatat sebagai rekor transfer termahal dunia.
Di level internasional, Neymar juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan 79 gol, melewati rekor legenda sepak bola, Pelé.
Namun sepak bola tidak hanya berbicara tentang angka. Waktu dan kondisi tubuh kini menjadi faktor penentu dalam perjalanan karier sang bintang.

Akhir atau Awal Baru?
Apakah Desember nanti akan menjadi akhir perjalanan Neymar di sepak bola profesional? Ataukah Piala Dunia justru membuka babak penutup yang manis?
Untuk saat ini, Neymar memilih fokus menjalani setiap pertandingan selangkah demi selangkah. Satu hal yang pasti, jika ia benar-benar memutuskan pensiun, dunia sepak bola akan kehilangan salah satu pemain paling karismatik dan berpengaruh dalam satu dekade terakhir.
Dan seperti banyak kisah besar lainnya, akhir itu mungkin datang lebih cepat dari yang banyak orang bayangkan.
