Kemenangan 2-1 atas Chelsea FC membuat Arsenal kembali menjauh lima poin di puncak Premier League.

Usai laga, pelatih Mikel Arteta menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, termasuk peran penting David Raya dan kondisi terbaru Declan Rice.

Berikut rangkuman lengkapnya dalam bahasa yang lebih ringan dan mudah dipahami.


Derby Ketat Sejak Awal

Arteta menyebut laga ini sebagai derby London yang sesungguhnya. Ia sudah memperkirakan pertandingan berjalan sulit karena kualitas lawan sangat tinggi.

Arsenal tampil dominan di babak pertama. Namun skor hanya 1-1 saat turun minum. Situasi itu mengingatkannya pada laga sebelumnya melawan Spurs.

Di babak kedua, Arsenal kembali menekan. Gol kedua datang di waktu yang tepat. Meski begitu, setelah kartu merah untuk Chelsea, Arsenal justru tidak sepenuhnya nyaman.

Menurut Arteta, timnya harus melewati momen sulit sebelum benar-benar mengamankan tiga poin.


Set Piece Jadi Penentu

Gol kemenangan lahir dari bola mati. Arteta mengakui timnya sempat lama tidak mencetak gol dari situasi tersebut.

Namun kali ini, skema itu berjalan efektif. Meski demikian, Arsenal juga kebobolan dari situasi serupa.

Arteta menilai detail kecil seperti ini sering menjadi pembeda dalam laga besar.


Raya Jadi Penyelamat

Penampilan David Raya mendapat pujian khusus.

Arteta menyebut sang kiper sebagai salah satu pemimpin di tim. Ia mampu tetap fokus meski jarang mendapat ancaman sepanjang pertandingan.

Di menit akhir, Raya melakukan penyelamatan krusial. Arteta bahkan mengaku jantungnya hampir berhenti saat melihat bola mengarah ke gawang.

Beruntung, tangan Raya berhasil menepis bola dan memastikan kemenangan tetap milik Arsenal.


Kondisi Cedera Terbaru

Arteta mengungkapkan Raya memang sempat mengalami sedikit gangguan pekan ini. Namun ia belum tahu apakah itu berkaitan dengan insiden di akhir laga.

Sementara itu, Declan Rice harus ditarik keluar dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ketersediaannya untuk laga tengah pekan masih belum pasti.


Soal Emosi dan Laga “Tidak Indah”

Arteta menegaskan tidak ada istilah laga jelek. Menurutnya, setiap pertandingan punya tantangan berbeda.

Chelsea bermain berani, bahkan memanfaatkan kiper sebagai pemain tambahan saat membangun serangan. Hal itu membuat Arsenal harus bekerja ekstra.

Ia juga menambahkan bahwa di fase akhir musim, semua tim akan merasakan tekanan. Margin kemenangan sangat tipis dan sering ditentukan oleh duel kecil di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *