Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026
Timnas Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026. Jika itu terjadi, FIFA bisa menjatuhkan beberapa sanksi.
Situasi ini muncul setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkat. Serangan udara Amerika dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan sikap pemerintah melalui televisi nasional. Ia menegaskan Iran sulit mengikuti turnamen tersebut.
“Dalam kondisi apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia,” kata Donyamali, seperti dikutip Reuters.
Ia juga menyinggung masalah keamanan bagi para pemain.
“Anak-anak kami tidak aman. Kondisi saat ini tidak memungkinkan kami ikut turnamen,” ujarnya.
Iran sebenarnya sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Jika mereka mundur, itu akan menjadi kasus langka. Terakhir kali hal serupa terjadi pada Piala Dunia 1950.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.
FIFA Bisa Menilai Situasi sebagai Force Majeure

FIFA belum pernah menghadapi kasus seperti ini dalam era modern. Karena itu, mereka masih mempertimbangkan langkah yang akan diambil.
FIFA dapat mengklasifikasikan situasi ini sebagai force majeure. Istilah ini merujuk pada keadaan darurat yang tidak dapat dikendalikan.
Jika FIFA memakai klasifikasi tersebut, sanksi bisa lebih ringan. Bahkan, FIFA bisa saja tidak memberikan hukuman.
Konflik militer di kawasan Timur Tengah masih berlangsung. Serangan udara ke Teheran juga terus terjadi.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut menyinggung situasi tersebut.
“Tim Nasional Iran boleh ikut Piala Dunia. Namun saya tidak yakin itu aman bagi mereka,” tulis Trump di Truth Social.
FIFA juga memiliki opsi lain. Mereka dapat memindahkan pertandingan Iran ke negara tuan rumah lain.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Karena itu, FIFA bisa menggelar laga Iran di Kanada atau Meksiko.
Iran Bisa Terkena Denda dari FIFA

Jika FIFA tidak memasukkan situasi ini sebagai force majeure, Iran bisa terkena denda.
Komite Disiplin FIFA dapat menjatuhkan denda minimal 316 ribu dolar AS atau sekitar Rp5,3 miliar.
Aturan ini berlaku jika Iran mengumumkan keputusan mundur maksimal 30 hari sebelum pertandingan pertama.
Namun denda bisa meningkat jika Iran mengumumkan keputusan itu mendekati turnamen. Nilainya bisa mencapai dua kali lipat.
Selain itu, Iran juga harus mengembalikan dana persiapan dari FIFA. Nilainya sekitar 1,5 juta dolar AS.
Risiko Larangan Bertanding

Iran juga berisiko menerima sanksi tambahan. FIFA dapat melarang mereka mengikuti turnamen berikutnya.
Selain itu, FIFA bisa menunjuk negara pengganti untuk mengisi slot Iran di Piala Dunia 2026.
Saat ini Irak menjadi kandidat paling kuat. Irak merupakan tim Asia dengan peringkat tertinggi yang belum lolos.
Iran akan bermain di Grup G jika tetap ikut turnamen. Mereka membuka laga melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles.
Setelah itu Iran menghadapi Belgia pada 21 Juni. Laga terakhir fase grup melawan Mesir berlangsung pada 26 Juni di Seattle.
SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.
