FIFA Bantah Konspirasi Argentina di Piala Dunia 2026, Ini Penjelasan Lengkap VAR
FIFA bantah konspirasi Argentina setelah muncul tudingan bahwa wasit sengaja menguntungkan sang juara bertahan saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Argentina menang dramatis 3-2 di Atlanta setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol. Cristian Romero membuka kebangkitan sebelum Lionel Messi menyamakan kedudukan. Enzo Fernandez kemudian mencetak gol kemenangan pada menit ke-93.
Meski begitu, hasil pertandingan langsung memicu kontroversi. Mesir memprotes beberapa keputusan wasit yang mereka anggap merugikan.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.
Mesir Layangkan Protes Resmi kepada FIFA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292128/original/043782300_1783586398-000_878L73E.jpg)
Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) langsung mengajukan protes kepada FIFA setelah pertandingan berakhir.
EFA meminta FIFA menyelidiki seluruh perangkat pertandingan. Selain itu, mereka juga meminta FIFA mencoret wasit yang memimpin laga tersebut apabila penyelidikan membuktikan adanya kesalahan.
Menurut EFA, wasit membuat beberapa keputusan yang sangat merugikan Mesir. Mereka juga menilai tim VAR mengabaikan sejumlah tayangan penting selama pertandingan.
Dua Insiden Memicu Kontroversi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
Perdebatan bermula ketika VAR membatalkan gol Mostafa Ziko.
VAR menemukan pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez dalam proses serangan. Karena pelanggaran itu terjadi sebelum gol tercipta, wasit akhirnya membatalkan gol Mesir.
Selain itu, kubu Mesir juga menilai Julian Alvarez melanggar Mohamed Salah di dalam kotak penalti sebelum Argentina mencetak gol kemenangan.
Kedua keputusan tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial. Bahkan, sebagian pihak menuding FIFA sengaja membantu Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
FIFA Bantah Konspirasi Argentina
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290344/original/025858200_1783474379-salah.jpg)
Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, langsung menepis seluruh tudingan tersebut.
Menurut Collina, semua perangkat pertandingan bekerja secara profesional dan menjalankan tugas sesuai aturan permainan.
Ia juga menegaskan bahwa kritik terhadap keputusan wasit memang wajar. Namun, tuduhan tanpa bukti justru merusak integritas sepak bola.
“Diskusi mengenai keputusan wasit selalu menjadi bagian dari sepak bola. Namun, tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga ini. Tidak seorang pun boleh mempertanyakan integritas wasit Piala Dunia FIFA.”
Collina Tegaskan Wasit Tidak Bisa Dipengaruhi
Collina menjelaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat memengaruhi keputusan wasit FIFA.
Ia bahkan menegaskan Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga tidak memiliki wewenang untuk mengatur keputusan di lapangan.
Menurutnya, seluruh wasit mengambil keputusan secara mandiri berdasarkan aturan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan bahwa tuduhan konspirasi dapat memicu ancaman terhadap keselamatan wasit dan keluarganya.
FIFA Jelaskan Cara Kerja VAR
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290361/original/018238400_1783475411-salah_2.jpg)
Collina kemudian menjelaskan alasan VAR membatalkan gol Mesir.
Menurutnya, VAR selalu memeriksa setiap gol, termasuk seluruh rangkaian serangan yang mengarah pada gol tersebut.
Jika VAR menemukan pelanggaran yang memengaruhi proses terciptanya gol, sistem akan meminta wasit meninjau ulang kejadian melalui monitor di pinggir lapangan.
Collina menegaskan bahwa aturan tidak membatasi jarak maupun waktu antara pelanggaran dengan gol yang tercipta.
Karena itu, pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez tetap menjadi bagian dari proses serangan sehingga VAR berhak melakukan intervensi.
Mengapa Wasit Tidak Memberikan Penalti?
FIFA juga menjelaskan insiden yang melibatkan Mohamed Salah dan Julian Alvarez.
Menurut Collina, wasit dan VAR sama-sama menilai kontak tersebut masih termasuk duel normal dalam pertandingan sepak bola.
Karena alasan itu, wasit tidak memberikan hadiah penalti kepada Mesir.
Collina mengakui bahwa beberapa keputusan memang mengandung unsur subjektivitas. Namun, ia menilai seluruh perangkat pertandingan telah menerapkan aturan secara konsisten sepanjang turnamen.
Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final
Setelah melewati laga penuh drama melawan Mesir, Argentina kini bersiap menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Pemenang pertandingan tersebut akan bertemu Inggris atau Norwegia di babak semifinal.
Sumber: Sportbible
SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN
