Pita Merah Jadi Jimat Argentina di Piala Dunia 2026, Akankah Kembali Membawa Keberuntungan?
Timnas Argentina berhasil melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu di perempat final.
Selanjutnya, skuad Albiceleste akan menghadapi Inggris pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Apabila mampu mengalahkan Inggris, Argentina akan melaju ke partai final sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia setelah sukses menjadi kampiun pada edisi 2022 di Qatar.
Di balik perjalanan impresif Argentina, ada satu tradisi unik yang kembali mencuri perhatian. Sejumlah pemain terlihat mengenakan pita merah di pergelangan tangan atau pergelangan kaki sebagai simbol pembawa keberuntungan.
Tradisi tersebut ternyata bermula dari kisah Lionel Messi pada Piala Dunia 2018.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.
Awal Mula Pita Merah Argentina
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
Penggunaan pita merah pertama kali dikenal publik saat Piala Dunia 2018 di Rusia.
Usai Argentina bermain imbang melawan Islandia pada laga pembuka, seorang jurnalis asal Argentina bernama Rama Pantarotto memberikan sebuah pita merah kepada Lionel Messi.
Pita tersebut ternyata memiliki cerita yang cukup emosional.
Menurut Pantarotto, pita merah itu sebelumnya merupakan milik sang ibu yang sangat mengidolakan Messi.
“Ibuku lebih menyukaimu daripada menyukaiku,” ujar Pantarotto saat menyerahkan pita tersebut kepada Messi.
Ia kemudian menambahkan bahwa pita merah itu selalu dibawanya sebagai pembawa keberuntungan dan ingin memberikannya kepada sang kapten Argentina.
Momen itu terjadi setelah Messi gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Islandia. Sejak saat itu, pita merah mulai melekat dengan sosok Messi.
Jimat yang Mengiringi Kesuksesan di Piala Dunia 2022
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
Meski tidak memiliki kekuatan magis, pita merah tersebut diyakini membawa keberuntungan bagi Lionel Messi dan Argentina.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Messi berhasil membawa Argentina meraih gelar juara dunia pertama sejak 1986 setelah mengalahkan Prancis di partai final.
Dalam pertandingan tersebut, Messi mencetak dua gol dan sukses menjalankan tugasnya saat adu penalti.
Kesuksesan itu semakin sempurna setelah Messi meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2022.
Trofi tersebut sekaligus melengkapi pencapaian terbesar dalam kariernya dan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Akankah Pita Merah Kembali Manjur di Piala Dunia 2026?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
Kini, Lionel Messi yang telah berusia 39 tahun hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Namun, langkah Argentina tidak akan mudah.
Inggris siap menjadi lawan berat di semifinal dengan ambisi mengakhiri penantian panjang gelar Piala Dunia yang telah berlangsung selama 60 tahun.
Dalam pertandingan penuh tekanan tersebut, bukan tidak mungkin para pemain Argentina kembali mengenakan pita merah mereka sebagai simbol harapan dan keberuntungan.
Apakah tradisi tersebut akan kembali mengiringi Argentina menuju trofi Piala Dunia 2026? Jawabannya akan ditentukan di atas lapangan.
Sumber: TalkSport
SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN
