Gianni Infantino Balas Kritik Piala Dunia 2026, Sindir Penyebar Isu
Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya menanggapi berbagai kritik yang muncul selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Melalui unggahan panjang di Instagram, ia membela FIFA sekaligus menyindir pihak-pihak yang terus menyerang organisasi tersebut.
Infantino menilai sebagian pengkritik lebih memilih menyebarkan kebencian dan rumor daripada menikmati turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Pernyataan itu muncul setelah berbagai kontroversi mewarnai Piala Dunia 2026. Publik menyoroti keputusan disiplin pemain, persoalan visa, hingga dugaan campur tangan politik dalam sejumlah kasus.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.
Gianni Infantino Sindir Pengkritik FIFA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
Dalam unggahan Instagram yang terdiri dari 15 slide, Gianni Infantino menyampaikan pesan tegas kepada para pengkritik FIFA.
Ia menilai sejumlah media dan pengamat terus menyebarkan informasi yang tidak akurat serta membangun opini negatif mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Menurut Infantino, FIFA memilih fokus menjalankan turnamen daripada menanggapi berbagai tudingan yang terus bermunculan.
Ia menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 berlangsung aman tanpa insiden besar. Turnamen tersebut juga, menurutnya, berhasil menghadirkan kebahagiaan bagi jutaan suporter di stadion dan miliaran penonton di seluruh dunia.
Gianni Infantino Klaim Piala Dunia 2026 Berjalan Aman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263746/original/029141800_1781997331-AP26171783754012-Wilfried_Singo.jpg)
Infantino mengungkapkan bahwa lebih dari tujuh juta penonton dari lebih dari 200 negara menghadiri pertandingan yang berlangsung di 16 kota tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menurutnya, penyelenggara mampu menjaga keamanan sepanjang turnamen sehingga tidak terjadi gangguan besar maupun aksi kekerasan yang mengganggu jalannya kompetisi.
Ia juga menegaskan bahwa sepak bola kembali menunjukkan kemampuannya dalam menyatukan berbagai bangsa melalui olahraga.
Selain itu, Infantino menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, aparat keamanan, para sukarelawan, serta seluruh pihak yang ikut menyukseskan turnamen.
FIFA Bela Kebijakan Visa dan Keputusan Disiplin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
Gianni Infantino juga membela kebijakan FIFA terkait persoalan visa selama Piala Dunia 2026.
Ia mengakui bahwa sebagian kecil orang gagal memperoleh izin masuk ke negara tuan rumah. Namun, menurutnya, publik lebih sering membahas kasus tersebut daripada jutaan visa yang berhasil diterbitkan.
Infantino juga mempertahankan berbagai keputusan wasit dan Komite Disiplin FIFA, termasuk dalam kasus Folarin Balogun.
Menurutnya, keputusan seperti kartu merah yang memicu perdebatan maupun pembatalan hukuman merupakan bagian dari dinamika sepak bola. Situasi serupa juga kerap terjadi di berbagai liga besar dunia.
Kritik terhadap FIFA Belum Berakhir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
Meski Gianni Infantino telah memberikan penjelasan, kritik terhadap FIFA diperkirakan belum akan berhenti.
Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) memastikan akan mengajukan pengaduan resmi kepada Komite Etik FIFA terkait dugaan campur tangan politik dalam penanganan kasus Folarin Balogun.
Di sisi lain, hubungan FIFA dan UEFA juga dikabarkan memanas. UEFA menilai FIFA telah melampaui batas dalam menangani sejumlah kasus disiplin selama turnamen.
Publik juga masih menyoroti investigasi terhadap tindakan para pemain Argentina setelah laga final Piala Dunia melawan Spanyol.
Sebelumnya, surat Gianni Infantino kepada Federasi Sepak Bola Argentina bocor ke publik. Dalam surat tersebut, ia memuji profesionalisme tim Argentina. Namun, banyak pihak menilai isi surat itu bertolak belakang dengan insiden keributan yang terjadi setelah pertandingan final.
Hingga kini, polemik mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 masih menjadi perhatian publik dan diperkirakan akan terus berkembang.
Sumber: SportBible
