Wajikwin
Cara Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal di La Finalissima

Lionel Scaloni Siapkan Cara Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal di La Finalissima

Argentina mulai mempersiapkan strategi khusus untuk meredam ancaman Lamine Yamal menjelang laga La Finalissima melawan Spanyol. Pertandingan prestisius ini akan berlangsung di Qatar pada Maret mendatang dan mempertemukan juara Copa America dengan juara Eropa.

Laga tersebut juga menjadi sorotan karena akan mempertemukan Yamal dengan kapten Argentina, Lionel Messi, untuk pertama kalinya di level internasional.

FC Barcelona v RCD Mallorca - LaLiga EA Sports

Strategi Scaloni Redam Pergerakan Yamal

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, telah menyiapkan pendekatan khusus untuk membatasi pergerakan Yamal di sisi kanan serangan Spanyol. Media Argentina Doble Amarilla melaporkan bahwa Scaloni akan menugaskan seorang gelandang bertipe pekerja keras.

Gelandang tersebut akan rutin turun membantu bek kiri Argentina. Skema ini menciptakan situasi dua lawan satu setiap kali Yamal menguasai bola. Dengan cara itu, Argentina berharap bisa menutup ruang gerak sang pemain muda.

Klub-klub La Liga kerap memakai pendekatan serupa untuk menghadapi Yamal. Namun, sejauh ini upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil. Musim ini, pemain berusia 18 tahun itu tetap tampil tajam bersama Barcelona.

Yamal telah mencetak 10 gol dan delapan assist di La Liga. Ia juga membantu Barcelona bersaing ketat dengan Real Madrid dalam perebutan gelar juara. Pada level individu, Yamal meraih Trofi Kopa 2025 dan finis sebagai runner-up Ballon d’Or.

Argentina Datang sebagai Juara Bertahan

Argentina berstatus juara bertahan La Finalissima. Pada edisi 2022, Albiceleste mengalahkan Italia 3-0 di Wembley. Gol Lautaro Martínez, Ángel Di María, dan Paulo Dybala memastikan kemenangan telak saat itu.

Edisi 2026 sempat tertunda dan baru akan digelar tahun ini di Qatar. Laga ini menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Dunia.

Barcelona Diminta Segera Bangkit

Di level klub, Barcelona berusaha bangkit setelah kekalahan telak dari Atletico Madrid di Copa del Rey. Tim asuhan Hansi Flick tertinggal empat gol di babak pertama.

Flick mengakui timnya kalah dalam duel dan intensitas permainan. Ia menilai para pemain Atletico tampil lebih agresif sejak awal laga. Meski begitu, Flick tetap optimistis Barcelona bisa merespons dengan baik.

“Kekalahan bisa terjadi. Yang terpenting adalah reaksi tim,” ujar Flick. Ia menegaskan bahwa Barcelona memiliki kualitas besar saat bermain kompak dan menunjukkan mentalitas bertarung.

Dengan La Finalissima yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada duel taktik antara Lionel Scaloni dan Spanyol. Publik pun menantikan apakah rencana Argentina benar-benar mampu membatasi pengaruh Lamine Yamal.

SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *