FIFA Ditekan Batalkan Harga Dinamis Tiket Piala Dunia 2026
Kebijakan harga dinamis tiket Piala Dunia 2026 kembali memicu polemik. Dua organisasi advokasi konsumen dan suporter mendesak FIFA segera membatalkan sistem tersebut.
Euroconsumers dan Football Supporters Europe menilai FIFA tidak transparan dalam menetapkan mekanisme penjualan tiket. Karena itu, mereka meminta badan sepak bola dunia tersebut kembali ke sistem harga tetap.
Tekanan meningkat setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam wawancara dengan CNBC mengonfirmasi penggunaan skema harga dinamis untuk turnamen 2026. Pernyataan itu sekaligus mematahkan harapan sebagian kelompok suporter yang sebelumnya meminta kejelasan kebijakan.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.
Kontroversi Harga Dinamis Tiket Piala Dunia 2026

Sistem harga dinamis membuat harga tiket berubah mengikuti permintaan pasar. Semakin tinggi minat publik, semakin mahal harga yang muncul di platform penjualan.
Akibatnya, banyak suporter khawatir harga melonjak tanpa batas yang jelas. Selain itu, mereka mempertanyakan perlindungan konsumen dalam skema tersebut.
Sebagai respons, Euroconsumers dan Football Supporters Europe menyampaikan empat tuntutan utama kepada FIFA. Pertama, mereka meminta FIFA menghapus harga dinamis. Kedua, mereka mendesak penerapan harga tetap sejak awal penjualan. Ketiga, mereka menuntut transparansi penuh terkait struktur harga. Terakhir, mereka meminta FIFA melibatkan perwakilan suporter sebelum menetapkan kebijakan baru.
Dengan langkah tersebut, kedua organisasi berharap FIFA menjaga aksesibilitas turnamen bagi publik luas.
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Naik Tajam

Di sisi lain, kritik juga muncul karena lonjakan harga. Tiket fase grup Piala Dunia 2026 disebut dapat mencapai lima kali lipat dibandingkan edisi 2022 di Qatar.
Karena itu, banyak pihak menilai sistem harga dinamis hanya akan memperlebar kesenjangan akses. Terlebih lagi, turnamen 2026 menghadirkan format lebih besar dengan jumlah peserta meningkat.
Memang, FIFA memperkenalkan kategori baru bernama Supporter Entry Tier dengan harga mulai 60 dolar AS per pertandingan. Namun demikian, jumlah tiket kategori ini sangat terbatas.
Sementara itu, FIFA membela kebijakan tersebut. Mereka menyebut harga variabel sebagai praktik umum di Amerika Serikat dan menilai sistem itu sesuai mekanisme pasar.
Janji FIFA Dipertanyakan

Sebelumnya, Euroconsumers dan Football Supporters Europe telah mengirim surat resmi kepada FIFA. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengaku menerima sinyal bahwa FIFA tidak akan menerapkan harga dinamis.
Namun, pernyataan terbaru Gianni Infantino memicu kembali polemik. Situasi ini memunculkan pertanyaan soal konsistensi kebijakan FIFA.
Bulan lalu, FIFA melaporkan telah menerima sekitar 500 juta permintaan tiket. Selanjutnya, pada April mendatang, FIFA akan membuka fase penjualan terakhir dengan sistem “siapa cepat dia dapat”.
Dengan kondisi tersebut, perdebatan mengenai harga dinamis tiket Piala Dunia 2026 kemungkinan terus berlanjut hingga menjelang turnamen.
SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.
