WAJIKWIN – Mikel Arteta kembali membuktikan kelasnya. Setelah sempat goyah, Arsenal bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Leeds United di Elland Road, hasil yang bukan cuma mengakhiri tren negatif, tapi juga menghidupkan lagi ambisi juara Premier League musim ini.
Taktik Jenius Arteta Bangkitkan Arsenal, Asa Juara Kembali Menyala! Ini bukan sekadar kemenangan biasa. Ini adalah statement.
Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.
Prediksi parlay malam ini oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.
Join grup telegram @prediksiparlaywajik update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.

SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.
🔥 Arsenal Bangkit di Momen Krusial
Sebelum laga ini, Arsenal sedang berada dalam periode yang cukup mengkhawatirkan. Kekalahan mengejutkan dari Manchester United di Emirates, ditambah hasil imbang tanpa gol kontra Liverpool dan Nottingham Forest, memunculkan tanda tanya soal mental juara tim ini.

Bahkan, kekuatan mental para pemain sempat dipertanyakan publik.
Namun Arteta punya pendekatan berbeda. Alih-alih menekan, ia justru meminta anak asuhnya bermain dengan bebas dan menikmati permainan.
Hasilnya? Arsenal tampil lepas, dominan, dan mematikan.
“Setelah tiga laga terakhir, kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini,”
ujar Declan Rice kepada Sky Sports.
“Menang 4-0 itu luar biasa buat kami.”
😬 Tantangan Berat di Elland Road
Menang di Elland Road bukan perkara mudah. Leeds United belum terkalahkan di kandang sejak awal Desember. Mereka bahkan sempat:
-
Mengalahkan Chelsea
-
Menahan imbang Liverpool dan Manchester United
-
Hanya sekali kalah dalam 11 laga terakhir di semua kompetisi

Situasi makin rumit ketika Bukayo Saka cedera saat pemanasan. Tanpa banyak waktu berpikir, Arteta memasukkan Noni Madueke ke starting XI.
Dan keputusan itu… brilian.
⭐ Madueke Manfaatkan Kesempatan
Meski jarang jadi starter musim ini, Madueke langsung membayar kepercayaan pelatih.

-
Menit 27: umpan silang cantiknya disundul Martin Zubimendi → 1-0
-
Menit 38: sepak pojoknya bikin chaos, kiper Leeds Karl Darlow malah bikin gol bunuh diri → 2-0
“Ini atmosfer yang sulit, tempat yang berat buat main,” kata Madueke.
“Tapi kami tampil top dan pantas menang.”
Catatan menarik:
-
Arsenal sudah mencetak 14 gol dari situasi bola mati musim ini (terbanyak di liga)
-
10 gol sundulan, juga terbaik di Premier League
🧠 Masterclass Arteta: Havertz Jadi Kunci
Salah satu kejutan terbesar adalah Kai Havertz dimainkan sejak awal, sementara Martin Ødegaard justru duduk di bangku cadangan.
Banyak yang heran, tapi Arteta sudah membaca permainan.
Havertz dipilih karena:
-
Lebih kuat secara fisik
-
Cocok untuk menghadapi Leeds yang agresif dan direct
Setelah Leeds mulai kelelahan, Arteta baru memasukkan Ødegaard. Dampaknya langsung terasa.
“Saya sudah memprediksi tempo akan turun di fase akhir laga,”
jelas Arteta.
“Saat itu kami butuh kualitas yang berbeda.”
⚡ Kedalaman Skuad Arsenal Bikin Beda
Pergantian pemain Arsenal benar-benar mematikan:
-
Ødegaard memberi assist ke Gabriel Martinelli
-
Martinelli mengirim umpan rendah ke Viktor Gyökeres
-
Gol ketiga Arsenal pun tercipta

Gyökeres kini mulai panas:
-
4 gol dalam 6 laga terakhir
-
Total 11 gol di semua kompetisi
-
Top skor Arsenal musim ini
Menariknya, sebelum gol ketiga, Arsenal hanya menguasai 20% penguasaan bola selama 10 menit. Mereka bertahan, sabar, lalu menghukum lawan. Dewasa banget.
🎯 Penutup Manis dari Ødegaard & Jesus
Di menit-menit akhir:
-
Ødegaard kembali jadi kreator
-
Gabriel Jesus mencetak gol keempat lewat aksi individu keren
Comeback performa yang sangat penting bagi Jesus setelah lama cedera.
🏆 Arsenal Kirim Pesan ke Rival

Kemenangan ini bikin Arsenal:
-
Unggul 7 poin di puncak klasemen
-
Selisih gol lebih baik dari Man City (+3)
-
Menang 5 laga tandang dalam satu bulan untuk pertama kalinya dalam 26 tahun
Arteta pun puas:
“Saya sangat suka sikap tim ini. Dominan, tangguh, dan penuh karakter.”

Sudah 22 tahun Arsenal puasa gelar Premier League.
Dengan performa seperti ini, pertanyaannya sekarang cuma satu:
👉 Apakah musim ini akhirnya jadi akhir dari penantian panjang itu?

