Meme “Gak Kelihatan” Jadi Senjata Augsburg Usai Beri Kekalahan Perdana Bayern dan Harry Kane
Augsburg sukses mencuri perhatian publik sepak bola Jerman setelah memberi kekalahan perdana Bayern Munich di Bundesliga musim ini. Kemenangan tipis 1-0 itu terasa makin “sadis” karena Augsburg tak berhenti di lapangan—mereka melanjutkan euforia dengan aksi trolling cerdas di media sosial yang langsung menyasar Harry Kane.
Juara bertahan Bayern Munich untuk pertama kalinya harus menelan pil pahit di liga musim ini. Bermain di Allianz Arena, Die Roten justru tampil frustrasi dan gagal membalas gol tunggal Augsburg, meski mendominasi permainan.
Meme Viral: Kane Dianggap “Tak Hadir”
Tak lama setelah laga berakhir, akun media sosial Augsburg mengunggah meme berupa tangkapan layar percakapan pesan teks palsu. Salah satu pesan berbunyi, “Jam berapa kamu datang?”—sindiran halus namun menusuk yang menyiratkan Harry Kane “tidak muncul” dalam pertandingan tersebut.
Meme itu langsung viral. Dengan referensi budaya populer yang sederhana namun mengena, Augsburg berhasil merangkum malam buruk Kane hanya dalam beberapa kata. Padahal, striker asal Inggris itu melepaskan lima tembakan, tetapi tak satu pun berbuah gol.
Respons warganet pun beragam: dari tawa lepas, pujian atas kreativitas Augsburg, hingga simpati bagi Kane yang jarang mengalami malam tanpa gol.

Kane Tetap Bersinar di Musim Luar Biasa
Meme tersebut terasa semakin menohok karena datang di tengah musim yang sejatinya sangat gemilang bagi Kane. Striker berusia 30 tahun itu tengah berada dalam performa terbaiknya sejak bergabung dari Tottenham Hotspur.
Kane telah mencetak 21 gol hanya dalam 18 pertandingan Bundesliga. Di semua kompetisi, total golnya telah mencapai 34. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai pemain tercepat Bundesliga yang mencapai 100 kontribusi gol (gol dan assist).
Tak hanya itu, Kane saat ini memimpin perburuan Sepatu Emas Eropa, mengungguli nama-nama besar seperti Kylian Mbappe.
Narasi “Kutukan Trofi” Kembali Menghantui
Meski performanya luar biasa, Kane masih terus dibayangi narasi kejam tentang “kutukan trofi”. Kepindahannya ke Bayern pada musim 2023/24 dengan tujuan meraih gelar justru berakhir tanpa satu pun trofi utama.
Bayern tersingkir memalukan dari Piala Jerman oleh klub divisi tiga FC Saarbrücken dan nyaris kehilangan dominasi Bundesliga. Kondisi itu membuat penggemar rival, khususnya Arsenal, tak ragu menjadikan Kane sasaran olok-olok.
Meme “gak kelihatan” dari Augsburg menjadi amunisi sempurna bagi para penikmat drama sepak bola—sebuah sindiran jenaka yang menyiratkan Kane kerap menghilang di momen krusial.
Canda Rekan Lama dan Mental Juara Kane
Pekan lalu, Kane sempat tampil di televisi bersama mantan rekan setimnya di Tottenham, Toby Alderweireld. Dalam suasana santai, Alderweireld bercanda soal label “one-season wonder” yang dulu sempat melekat pada Kane.
Alderweireld mengenang bagaimana Kane selalu berlatih penalti tanpa lelah dan menyebut kegagalannya baru-baru ini hanya akan memotivasinya untuk berlatih lebih keras lagi. Candaan itu justru menegaskan mental juara sang striker.

Bayern Fokus Bangkit
Pasukan Vincent Kompany tak punya banyak waktu untuk larut dalam kekalahan. Bayern akan bertandang ke markas PSV Eindhoven pada laga fase liga Liga Champions tengah pekan ini, dengan target mengamankan posisi delapan besar.
Setelah itu, mereka akan kembali ke Bundesliga menghadapi Hamburg pada Sabtu mendatang, bertekad menjaga keunggulan mereka di puncak klasemen dan membuktikan bahwa satu kekalahan tak akan menggoyahkan dominasi mereka.

