Leandro Paredes Mengamuk Usai Final Piala Dunia, Lisandro Martinez Ungkap Kronologi Keributan dengan Gavi
Final Piala Dunia tidak hanya menyuguhkan pertandingan yang menegangkan, tetapi juga memunculkan insiden panas setelah peluit panjang berbunyi. Gelandang Argentina, Leandro Paredes, kehilangan kendali emosinya hingga terlibat keributan dengan pemain muda Spanyol, Gavi.
Bek Argentina, Lisandro Martinez, kemudian mengungkap kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, ucapan salah satu pemain Spanyol memancing emosi Paredes sesaat setelah pertandingan berakhir.
“Saya berdiri di samping Paredes ketika seorang pemain Spanyol menghampiri kami dan mengucapkan kata-kata yang memancing emosi. Paredes mendengarnya lalu langsung bereaksi,” ujar Martinez.
Namun, pernyataan Martinez justru memicu tanda tanya. Ia menyebut Pedri sebagai pemain yang melontarkan komentar tersebut. Padahal, berbagai rekaman video memperlihatkan Gavi sebagai pemain yang terlibat langsung dalam keributan. Banyak pihak pun menduga Martinez keliru mengenali pemain Barcelona itu.

Keributan Berawal dari Adu Mulut
Keributan bermula ketika kapten Spanyol, Rodri, beradu argumen dengan bek Argentina, Nahuel Molina, tepat setelah pertandingan berakhir. Eric Garcia kemudian mencoba melerai kedua pemain tersebut. Alih-alih mereda, situasi justru semakin memanas ketika beberapa pemain dari kedua tim ikut menghampiri.
Dalam suasana penuh emosi itu, Paredes melakukan tindakan agresif terhadap lawannya. Tidak lama kemudian, Gavi ikut masuk ke dalam keributan sehingga ketegangan meningkat.
Martinez memahami reaksi rekan setimnya karena Argentina baru saja gagal meraih gelar juara dunia.
“Kami baru saja kalah di final Piala Dunia. Dalam situasi seperti itu, emosi memang sangat tinggi. Namun, semua pemain tetap harus saling menghormati setelah pertandingan selesai,” kata Martinez.
Paredes Terima Kartu Merah
Wasit Slavko Vincic langsung mengambil tindakan atas insiden tersebut. Meski pertandingan telah berakhir, ia tetap mengeluarkan kartu merah untuk Paredes karena melakukan tindakan tidak sportif saat keributan berlangsung.
Petugas dan pemain dari kedua tim akhirnya berhasil meredakan situasi sehingga insiden itu tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.

Spanyol Raih Gelar Juara Dunia
Sepanjang waktu normal, Argentina tampil disiplin dan mampu menahan gempuran Spanyol hingga skor tetap 0-0. Namun, Spanyol terus menekan pertahanan lawannya pada babak perpanjangan waktu.
Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-106. Gol itu memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengantarkan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia. Sementara itu, Argentina harus menerima kekalahan setelah berjuang keras selama 120 menit.
SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI
Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya diĀ WAJIKWIN
