iran minta fifa lebih tegas di tuan rumah US

Iran Minta FIFA Bertindak Tegas soal Perlakuan AS di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, meminta FIFA bertindak lebih tegas setelah timnya mengaku menerima perlakuan yang tidak adil selama mengikuti Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Menurut Ghalenoei, berbagai kebijakan yang diterapkan tuan rumah membuat persiapan dan pemulihan kondisi para pemain menjadi jauh lebih sulit. Meski menghadapi banyak kendala, Iran tetap mampu menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.

Prediksi parlay malam ini di susun oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.

Join grup telegram @prediksiparlaywajik agar tidak ketinggalan update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.


Iran Tahan Imbang Mesir 1-1

Timnas Iran

Iran menutup perjuangannya di Grup G dengan hasil imbang 1-1 melawan Mesir di Seattle Stadium, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.

Mesir membuka keunggulan lebih dahulu melalui Mahmoud Saber pada menit kelima.

Namun, Iran langsung memberikan respons. Ramin Rezaeian mencetak gol penyeimbang pada menit ke-14 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Mesir, Mostafa Ahmed Shobeir.

Sebelumnya, Iran sempat memperoleh hadiah penalti pada menit ke-11. Sayangnya, Mehdi Taremi gagal mencetak gol karena Shobeir berhasil menepis tendangannya.


Iran Dominasi Babak Kedua

Iran terus menekan pertahanan Mesir setelah turun minum.

Beberapa peluang emas berhasil mereka ciptakan. Shoja Khalilzadeh bahkan sempat membobol gawang Mesir pada masa injury time. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Tidak lama kemudian, sundulan Saeid Ezatolahi dari situasi sepak pojok membentur mistar gawang.

Meski gagal meraih kemenangan, Iran tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.


Iran Masih Berpeluang Lolos ke Babak 32 Besar

Timnas Mesir Vs Iran

Hasil imbang membuat Iran mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan.

Seluruh laga Iran di Grup G berakhir dengan skor seri.

Team Melli menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup G.

Meski demikian, Iran masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik.

Kini, Iran hanya tinggal menunggu hasil pertandingan di Grup J, Grup K, dan Grup L untuk mengetahui nasib mereka.


Amir Ghalenoei Minta FIFA Bertindak Tegas

Seusai pertandingan, Amir Ghalenoei kembali menyampaikan kritik kepada penyelenggara turnamen.

Ia meminta Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan seluruh peserta mendapat perlakuan yang sama pada ajang berikutnya.

Menurut Ghalenoei, Infantino memang telah berusaha membantu Iran. Namun, berbagai kendala yang mereka alami tetap tidak terselesaikan.

“Saya tahu Infantino telah berusaha sebaik mungkin untuk meminimalkan masalah, tetapi pihak tuan rumah tidak memperlakukan kami dengan baik,” ujar Ghalenoei.

Pelatih berusia 63 tahun itu berharap FIFA mengambil tindakan yang lebih tegas.

“Saya mendesak FIFA agar tidak membiarkan tuan rumah memperlakukan tim dan pemain seperti ini lagi. Saya berharap Pak Infantino benar-benar bersikap tegas.”


Mehdi Taremi Soroti Situasi yang Dihadapi Iran

Kapten Iran, Mehdi Taremi, juga menyampaikan pendapat yang sama.

Menurutnya, Iran harus menghadapi banyak tantangan selama berada di Amerika Serikat.

“Kami harus berjuang melawan segalanya di sini. Saya tidak tahu apa yang diinginkan atau diketahui orang lain, tetapi dari sudut pandang kami, ya, menurut saya mereka memang menginginkan hal itu.”

Taremi mengucapkan pernyataan tersebut ketika wartawan menanyakan apakah ia merasa Amerika Serikat dan FIFA menginginkan Iran tersingkir dari Piala Dunia 2026.


Iran Keluhkan Kebijakan Tuan Rumah

Ghalenoei menilai kebijakan tuan rumah sangat merugikan timnya.

Selama mengikuti Piala Dunia 2026, Iran harus bermarkas di Tijuana, Meksiko.

Setelah menjalani pertandingan di Amerika Serikat, seluruh pemain langsung kembali ke Tijuana.

Kondisi tersebut membuat waktu istirahat para pemain berkurang.

Selain itu, perjalanan dari Seattle menuju Tijuana memakan waktu sekitar tiga jam sehingga proses pemulihan fisik menjadi kurang maksimal.


Iran Gagal Datang Lebih Awal

Ghalenoei juga mengungkapkan bahwa Iran sempat meminta izin datang ke Amerika Serikat dua pekan sebelum turnamen dimulai.

Namun, pihak tuan rumah menolak permintaan tersebut.

Menurutnya, keputusan itu menghambat proses adaptasi para pemain.

“Seandainya kami bisa datang dua minggu lebih awal, kondisi fisik dan mental para pemain tentu akan lebih baik.”

Ia menambahkan bahwa timnya bahkan tidak mendapat izin untuk berada di Amerika Serikat dua hari sebelum pertandingan.


Iran Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

Meski menghadapi berbagai hambatan, Ghalenoei tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemainnya.

Ia menilai Team Melli telah menunjukkan karakter yang kuat sepanjang turnamen.

“Saya bangga kepada semua pemain. Mereka tetap tampil maksimal meski menghadapi banyak kesulitan. Menurut saya, itulah pencapaian terbesar kami di turnamen ini.”


SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *