Lamine Yamal Yakin Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tegaskan Prancis Tak Lebih Hebat

Lamine Yamal kembali mencuri perhatian menjelang fase gugur Piala Dunia 2026. Penyerang muda Spanyol itu menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi dan yakin La Roja mampu meraih gelar juara dunia. Pemain Barcelona tersebut bahkan menegaskan bahwa tidak ada negara yang memiliki kualitas lebih baik daripada Spanyol. Ia juga menilai Prancis tidak berada di atas tim asuhan Luis de la Fuente. Banyak pengamat memang mengkritik performa Spanyol pada fase grup. Namun, Yamal tetap percaya timnya akan tampil lebih baik saat memasuki babak gugur.


Update Prediksi mix parlay malam ini yang kita ambil dari pasaran SBOBET situs WAJIKWIN.

Prediksi parlay malam ini oleh tim ahli WAJIKWIN berdasarkan historis dan performa terkini setiap klub.

Join grup telegram @prediksiparlaywajik update prediksi parlay akurat dan jitu malam ini.

SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Selain prediksi parlay malam ini  menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.


Lamine Yamal: Prancis Bukan Tim yang Lebih Baik

Lamine Yamal menilai Prancis memang menjadi salah satu kandidat kuat juara. Namun, hal itu bukan berarti mereka berada di atas Spanyol.

Pemain berusia 18 tahun tersebut mengingatkan bahwa La Roja pernah mengalahkan Prancis pada ajang Euro 2024. Karena itu, ia tidak melihat alasan untuk merasa takut menghadapi Les Bleus jika kedua tim kembali bertemu.

Menurut Yamal, tidak ada satu pun negara yang benar-benar difavoritkan di fase gugur. Semua peserta memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

“Tidak ada tim yang mustahil dikalahkan. Prancis tidak lebih baik daripada kami. Mereka juga belum pernah mengalahkan kami sejak Euro,” ujar Yamal.


Yakin Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Kepercayaan diri Lamine Yamal tidak berhenti sampai di situ.

Bintang muda Barcelona tersebut mengaku selalu memiliki target menjadi juara setiap kali mengikuti sebuah turnamen. Hal itu juga berlaku di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, keyakinan adalah modal penting sebelum memasuki fase gugur yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dunia.


Tidak Akan Menangis Jika Jadi Juara Dunia

Dalam wawancara yang sama, Lamine Yamal juga berbicara mengenai emosinya apabila berhasil membawa Spanyol menjadi juara dunia.

Ia mengaku bukan sosok yang mudah menangis. Sejauh ini, dirinya hanya pernah menangis ketika mengalami cedera dan saat melihat sang ibu menangis.

Karena itu, Yamal merasa dirinya tidak akan meneteskan air mata meski nanti berhasil mengangkat trofi Piala Dunia bersama Spanyol.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak akan membuat tato sebagai bentuk perayaan karena menghormati keyakinannya sebagai seorang Muslim.


Minta Spanyol Tetap Fokus Hadapi Babak Gugur

Lamine Yamal mengakui Spanyol masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Meski demikian, ia menegaskan kemenangan tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, performa tim akan meningkat seiring bertambahnya tekanan di fase gugur.

Karena itu, Yamal meminta seluruh pemain tetap tenang dan tidak terpengaruh kritik yang muncul setelah fase grup.


Spanyol Siap Hadapi Austria

Spanyol akan menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Jika mampu meraih kemenangan, La Roja berpeluang bertemu Prancis di semifinal. Lamine Yamal tetap percaya diri dan yakin Spanyol memiliki kualitas untuk mengalahkan siapa pun. Ia ingin membawa negaranya melaju hingga final sekaligus mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *