Irak Kembali ke Piala Dunia 2026: 40 Tahun Menunggu, Kini Siap Jadi Kuda Hitam

Irak Kembali ke Piala Dunia 2026: 40 Tahun Menunggu, Kini Siap Jadi Kuda Hitam

Setelah penantian panjang selama empat dekade, Timnas Irak akhirnya kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia, Piala Dunia FIFA 2026. Tidak sekadar hadir, Singa Mesopotamia datang dengan ambisi besar untuk mencetak sejarah baru.

Perjalanan Irak menuju putaran final terbilang dramatis dan penuh perjuangan. Pada babak kedua kualifikasi zona Asia, Irak tampil dominan dengan menyapu bersih enam kemenangan di Grup F, mengungguli Vietnam, Filipina, dan Indonesia.

Namun, tantangan sesungguhnya datang di putaran berikutnya saat menghadapi tim-tim kuat Asia seperti Korea Selatan dan Yordania. Inkonsistensi sempat menjadi hambatan, tetapi Irak mampu bangkit di fase krusial.

Momen paling menentukan terjadi saat menghadapi Uni Emirat Arab di babak kelima kualifikasi. Setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama, Irak menang dramatis 2-1 di Basra lewat gol penalti di menit akhir dari Amir Al-Ammari.

Kemenangan tersebut membawa Irak ke babak play-off antar-konfederasi, di mana mereka sukses menundukkan Bolivia 2-1. Gol dari Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein memastikan Irak menjadi tim terakhir yang lolos ke turnamen.


Sejarah Singkat di Piala Dunia

Irak hanya pernah tampil satu kali sebelumnya, yakni di Piala Dunia FIFA 1986. Saat itu, mereka gagal meraih poin, meski sempat mencetak gol bersejarah melalui Ahmed Radhi.

Kini, generasi baru Irak bertekad menghapus kenangan pahit tersebut dan meraih hasil lebih baik.


Graham Arnold - Timnas Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sentuhan Pelatih Berpengalaman

Di bawah arahan Graham Arnold, Irak membawa harapan baru. Pelatih asal Australia itu sebelumnya sukses membawa Timnas Australia hingga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2022.

Pengalamannya di level internasional diharapkan menjadi kunci bagi Irak untuk bersaing di grup yang sulit.


Zidane Iqbal dan Calvin Verdonk - Kualifikasi Piala Dunia 2026
Zidane Iqbal, Motor Permainan Irak

Salah satu sorotan utama adalah gelandang muda Zidane Iqbal, yang kini bermain untuk FC Utrecht.

Mantan pemain akademi Manchester United ini dikenal memiliki visi permainan tajam dan kontrol bola yang matang. Ia menjadi simbol generasi baru Irak yang lebih modern dan kompetitif.


Timnas Irak
Tantangan Berat di Fase Grup

Di fase grup, Irak tergabung bersama tim-tim kuat seperti Prancis, Senegal, dan Norwegia. Meski di atas kertas tidak diunggulkan, semangat juang Irak menjadi modal penting.

Format baru dengan 48 tim memberi peluang lebih besar bagi tim kejutan. Irak pun bertekad mencuri poin dan membuka peluang lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.


Jadwal Irak di Piala Dunia 2026

  • 17 Juni 2026: Irak vs Norwegia
  • 23 Juni 2026: Prancis vs Irak
  • 27 Juni 2026: Senegal vs Irak

Dengan kombinasi pengalaman pelatih, talenta muda, dan mentalitas pantang menyerah, Irak bukan lagi sekadar pelengkap. Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung kebangkitan mereka.


SITUS PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Selain prediksi parlay malam ini kita juta menyediakan termpat bermain paling aman dan terpercaya hanya di WAJIKWIN.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *